Cacar Air Dewasa Yang Merepotkan

Awal tahun 2017 dibuka dengan penyakit Cacar Air Dewasa. Dari dulu sampai menjelang usia 30 tahun ini, sebisa mungkin menghindari penyakit Cacar Air ini. Sudah diprediksi bakal repot dengan bentolan air di tubuh dan bekas lukanya. Dan iya, ternyata benar! Saya jadi repot minum obat secara teratur selama seminggu, repot ngolesin salep di bentol air cacar, repot nyuci pakaian secara terpisah, repot jaga jarak dengan anak, dan lainnya. Belum lagi rasa gatal panas yang bikin geregetan, ingin digaruk aja rasanya xD Huft~

Senin, 2 Januari 2017

Ga enak badan, badan ngilu, pegel/ nyeri otot, sakit kepala/ cenut-cenut, sedikit demam, lelah/ bawaannya pengen rebahan, kadang kaki kesemutan. Minum paracetamol dan minum vitamin C jadi enakan badannya. Kerja lagi, beberes lagi~

Selasa, 3 Januari 2017

Pagi • Tangan kanan kaku-kaku, jari tangan ada yang gemetar sendiri. Khawatir, lalu cerita ke dr. Marcia dan bidan Nopi di RSIA Pratiwi, dianjurkan minum Neurosanbe/ Neurobion dan cek darah, takutnya Kolesterol.

Siang • Cek darah di lab RSIA Pratiwi, hasilnya bagus. Kolesterol, Gula dan Asam Urat baik hasilnya. Saya lanjutkan minum Neurobion, Panadol dan Enervon-C. Enakan lagi badannya. Aktivitas lagi~

Rabu, 4 Januari 2017

Pagi • Setelah mandi, melihat ada merah/ ruam di daerah dada, seperti bekas gigitan nyamuk. Kulit merah itu saya strech, tapi ga hilang. Khawatir DBD 😀

Sore • Abis magriban berjamaah, berasa di jidat seperti ada jerawat pecah, padahal kemarin2 ga ada jerawat di sana. Curiga kena cacar! :(( Nayla (ponakan sebelah rumah) kena cacar tadi pagi, Kiki (kakak Nayla) terkena cacar minggu lalu (teman SD-nya memang sedang banyak yang sakit cacar). Kemarin, saya dan Fais habis main di rumah mereka :\ dan memang imun tubuh lagi menurun 🙁

Malam • Sekitar jam 20.30, saat mau ganti baju tidur saya kaget melihat bentol air banyak banget! Di daerah dada, bawah payudara, punggung dan sekitar tali bra, belakang telinga dan sudah ada yang pecah! (yang di jidat itu) Akk, kesal! Langsung bilang mama mertua (suami lagi posting terbang di Surabaya) dan langsung periksa ke dokter jaga RSIA Pratiwi. Ternyata benar, saya tertular cacar air :(( Huaaa~

Resep dokter untuk obat Cacar Air:

  1. Isprinol 500 mg (sehari 3x)
  2. Acyclovir 400 mg (sehari 4x)
  3. Salep Acyclovir 5% (dioleskan/ ditotol ke lokasi cacar 3-4jam sekali)
  4. Sanmol/ Paracetamol (bila demam)

A post shared by cicifera.com (@cicifera) on

Kamis, 5 Januari 2017

Hari kedua cacar, muka bentol-bentol semua. Muka berasa seperti penuh jerawat batu. Sakit-sakit gatal gitu lah. Jadi sensitif karena suami sakit, anak minta digendong terus dan cacarnya banyak menyerang muka :(( Muka dan badan (depan-belakang) sih.. Tapi Alhamdulillah, tangan dan kaki amaaan! \^^/ Saya oles salep Acyclovir agak tebal untuk bentolan cacar air yang agak besar.

Jum’at, 6 Januari 2017

Hari ketiga ini gatalnya Subhanallah! Yang di rambut rasanya kya ketombean, pengen digaruk aja gitu. Saya kena di rambut alis, rambut di daerah belakang telinga dan rambut di bagian atas  kepala. Sekalinya digaruk tuh pengen garuk terus. Argh! Tapi ingat ya, tangannya ditahan biar ga garuk-garuk. Potong kukunya. Alihkan, cari kegiatan dengan tangan, biar ga kepikiran pengen garuk. Saya beberapa hari terkena cacar malah jadi produktif ngeblog nya, hehe.. Oiya, hari ketiga ini cacarnya ada di langit-langit mulut juga. Tenggorokan juga sakit menelan (mungkin yang ini karena saya kurang minum air putih).

Amunisi lain yang bisa dipakai untuk Cacar Air:

A post shared by cicifera.com (@cicifera) on

A post shared by cicifera.com (@cicifera) on

Amunisi di atas untuk menambah kenyamanan diri (mengurangi gatal) dan menghambat penyebaran virus Cacar Air dari luar.

Tips lain untuk penderita Cacar Air Dewasa:

  • Tingkatkan imun/ daya tahan tubuh. Perbanyak istirahat, minum air putih dan makan bergizi, bila perlu minum suplemen. Cacar air ini sebenernya tidak ada obat khusus untuk penanganannya. Yang dilakukan hanya mengurangi gejalanya dengan meminum pil anti virus varicella zoster dan mengoleskan salepnya secara teratur. Tujuannya untuk menghambat virus menyebar dan membuat tubuh lebih nyaman.
  • Jangan garuk. Biarkan bentol air cacar ini pecah dan mengering sendiri. Menggaruk bisa memperparah keadaan, cairan isi cacar ini bisa menyerang daerah lain yang belum terkena cacar. Bekas lukanya pun jadi susah hilang kalau digaruk. Jadi terbentuk cekungan gitu lho..
  • Pakai baju longgar yang berbahan lembut dan dingin agar tidak terasa sakit saat bentol air cacar terkena pakaian. Saat sakit cacar air ini, saya lebih suka memakai daster dan saya sempat tidak memakai bra beberapa hari karena lokasi bentol air berada di sekitar tali bra xD
  • Isolasi diri/ hindari kontak dengan orang lain sampai semua bentol air mengering (jadi koreng). Gunakan masker bila perlu. Virus ini cepat sekali menular, seperti flu. Kasian kan kalau orang lain ikut tertular.
  • Cuci baju, handuk dan sprei lebih sering dan cuci secara terpisah agar tidak menularkan ke anggota keluarga yang lain. Kalau saya, saya rendam dulu dengan Dettol Antiseptik Cair sebelum diberi detergen 😀 Untung semua product Dettol saya bisa dapet gratis dari RSIA Pratiwi ^^ (makasih banyak ya~)
  • Cuci tangan dengan air sesering mungkin, karena kita suka ga sadar habis pegang bentolan cacar. Bisa juga menggunakan hand sanitizer. Semprot spray anti bakteri jika dirasa perlu untuk area/ benda yang terkena tangan kita, misal: keyboard laptop atau remote.
  • Sabar menghadapi Fase Cacar Air Dewasa yang mau ga mau harus dilewati. Kurang lebih seminggu, puncaknya di hari ke-3 dari hari pertama terlihat ruam. Di hari ke-4 dari ruam, cacar sudah ada yang pecah. Fase awalnya muncul ruam/ merah, berubah jadi bentol air kecil-kecil, bentolan membesar kemudian cairan pecah dan mengering/ menjadi koreng dan di hari ke-7 koreng sudah ada yang terkelupas. Asal tidak digaruk, koreng kembali ke kulit semula. Tapi bekas cacar yang digaruk, meninggalkan bekas seperti legokan :((

Begitu deh cerita dan tips dari saya yang masih bete sama penyakit cacar air dewasa. Yang belum pernah kena cacar air atau belum imunisasi cacar air saat masih kecil, sebaiklah selalu jaga imun tubuh kamu kapan pun ya 😉

@cicifera ^^

2 Comments

  1. Ucig

    January 19, 2017 at 01:39

    Aduh moga udah nggak Kena lagi yaaa.. kaina belum pernah. Ashika juga. Baru pada Kena campak.
    Faiz gmn? Udah sehatan belum.. jadi diajak apa ditinggal

    1. cicifera

      January 19, 2017 at 18:15

      Duh, bener-bener harus jaga kondisi tubuh.. Kemarin tuh takut fais yang kena cacar, eh malah mamanya yang kena 😅

      Fais udah mendingan, tapi masih lemes aja.. Kya nya fais ini bukan kena cacar deh, abis bentol air nya ga ada, cuma ruam merah aja..

      InsyaAllah nanti diajak, papanya ke Malaysia lagi tanggal 25 itu, jadi fais ga ada yang jagain 😆 Kereta kah jadinya?

Terimakasih sudah membaca ^^ Tulis komentar kamu di sini dan follow cicifera.com yaa~