NHW #1 Menekuni Ilmu “Content Writer” [Matrikulasi Ibu Profesional]

Saya Fera, ibu rumah tangga dengan satu putra berusia 2 tahun 1 bulan. Saat ini saya sedang mengikuti kuliah online di Institute Ibu Profesional (IIP) wilayah Tangerang. Saya masuk dalam Matrikulasi Batch #3 dan ini adalah Nice Homework (NHW) pertama saya.

Saya akan menjawab 4 pertanyaan NHW#1 dari Materi 1 “Adab Menuntut Ilmu” melalui tulisan di blog @cicifera ini. Pertanyaannya adalah:

  1. Tentukan satu jurusan ilmu yang akan anda tekuni di universitas kehidupan ini.
  2. Alasan terkuat apa yang anda miliki sehingga ingin menekuni ilmu tersebut.
  3. Bagaimana strategi menuntut ilmu yang akan anda rencanakan di bidang tersebut?
  4. Berkaitan dengan adab menuntut ilmu,perubahan sikap apa saja yang anda perbaiki dalam proses mencari ilmu tersebut.

Bismillahirrahmanirrahim..

Memilih menekuni ilmu Content Writer

Sebelum menikah dan ikut suami pindah ke Tangerang, saya sempat bekerja di beberapa perusahaan IT di Bandung. Bidang pekerjaan yang pernah saya geluti meliputi testing dan dokumentasi program aplikasi (mobile dan desktop), start-up marketing, komunikasi dan PR, AE, social media dan digital marketing (selengkapnya baca di linkedin). Ketertarikan saya pada hal-hal ini masih tinggi, pernah terbesit ingin bekerja lagi atau mengambil pendidikan S2 pada salah satu bidang tersebut. Namun, sekarang saya memiliki peran yang lebih mulia, yaitu menjadi istri dan ibu anak saya, sehingga saya memutuskan untuk menjadi ibu rumah tangga. Di sela-sela kesibukan menjadi ibu rumah tangga, saya menyisipkan waktu untuk meng-upgrade diri melalui belajar online dan membaca. Biasanya saya mulai membuka laptop di malam hari, saat anak saya sudah tidur. Jurusan ilmu yang sedang saya tekuni adalah ilmu menjadi seorang Content WriterContent writer adalah sebutan untuk seseorang yang menulis artikel/ konten untuk suatu website. Konten yang dimaksud adalah konten yang berisi informasi, mendidik dan dapat melibatkan/ mempengaruhi pembaca pada alur tulisan (Informative, Educative, Engage).

 

Alasan menekuni ilmu Content Writer

Ini alasan terkuat saya untuk menekuni ilmu content writer:

  • Ilmu content writer ini masih berkaitan dengan pekerjaan saya di masa lalu, sehingga saya tidak belajar dari nol, karena punya basic-nya (walaupun sedikit).
  • Seorang content writer bisa bekerja dari rumah. Saya tetap bisa menyelesaikan pekerjaan rumah tangga, melayani anak dan suami serta menyelesaikan konten sebelum deadline, asalkan cerdas mengatur waktu.
  • Content writer ini dapat saya jadikan personal branding yang menunjukan eksistensi saya sebagai individu. Merasa ada dan mempunyai peran bisa meningkatkan semangat dan kepercayaan diri saya.
  • Mengamalkan ilmu saya untuk membantu orang lain dalam branding/ promosi perusahaan atau produk mereka. Perusahaan mama mertua saya saat ini sedang “sekarat”, mereka memang belum melakukan promosi secara online. InsyaAllah saya bisa berkontribusi mengisi website perusahaan.

 

Strategi menekuni ilmu Content Writer

Beberapa strategi saya dalam menekuni ilmu content writer:

  • Mengikuti komunitas/ support group dan kulwap (kuliah whatsapp) menulis agar terjaga konsistensi dalam menulis dan dapat saling sharing cara membuat konten yang baik. Komunitas yang saya ikuti: #1minggu1cerita, #rockingmama writing lab, #bloggerperempuan network.
  • Belajar SEO Onpage Optimization, Basic Photography, Photo/ Video Editing dan ilmu pendukung lainnya agar bisa lebih optimal dalam membuat konten berkualitas.
  • Banyak membaca artikel dan buku untuk menambah kosakata dan wawasan.
  • Mengikuti lomba-lomba menulis untuk mengasah kemampuan menulis sesuai tema tertentu.
  • Mengambil kesempatan untuk menjadi freelance content writer. Makin banyak menulis, makin bagus hasil tulisan kita.

 

Perubahan sikap dalam menuntut ilmu Content Writer

Perubahan-perubahan sikap yang perlu saya lakukan dalam proses menuntut ilmu content writer:

  •  Berdoa kepada Allah agar selalu dibimbing, diarahkan, diberi petunjuk, kemampuan dan kesabaran dalam menuntut ilmu. Minta diberikan ilmu yang bermanfaat dan kesempatan untuk mengamalkannya.
  • Meminta ridho suami untuk mengikuti kegiatan menuntut ilmu secara online atau offline. Meminta pengertiannya untuk berbagi peran dan tanggungjawab.
  • Ikhlas, bersihkan hati dan banyak bersyukur. Sibukan diri dengan kegiatan positif, memaafkan kesalahan diri dan orang lain di masa lalu, terima keadaan.
  • Banyak membaca artikel mengenai content writer, menonton video tutorial dari youtube, lalu mengikat ilmu tersebut dengan menuliskannya pada catatan kecil.
  • Sabar dan terus berlatih menulis konten setiap hari. Bersungguh-sungguh dan mengulang ilmu sampai terbiasa, bisa dan mahir.
  • Brainstroming ide-ide menulis, bisa secara offline (keluar, memperhatikan sekitar) ataupun online (buka pinterest, tumblr, dll.). Kemudian aplikasikan ide-ide tersebut ke dalam tulisan.
  • Belajar mengatur waktu lebih baik lagi agar pekerjaan rumah dan menekuni ilmu content writer ini bisa terlaksana dan terkendali.

 

Alhamdulillahirobbil alamin..

Semoga saya bisa lebih optimal dalam menjalankan peran saya sebagai Individu, sebagai Istri, sebagai Ibu dan sebagai Anak dengan menekuni ilmu content writer ini, Aamiin..

@cicifera

1 Comment

  1. Tips mengekspresikan diri dengan membuat konten kreatif menggunakan ASUS PC All-in-One - @cicifera

    January 31, 2017 at 17:20

    […] eksis dan bermanfaat untuk orang lain. Saya memilih mengekspresikan diri melalui tulisan dengan menekuni ilmu content writing sehingga dapat menghasilkan konten kreatif yang dapat menarik minat pembaca. Saya berlatih […]

Terimakasih sudah membaca ^^ Tulis komentar kamu di sini dan follow cicifera.com yaa~