Mengatasi anyang-anyangan dengan menjaga kebersihan vagina

Berada di ruang AC yang terlalu dingin, terlalu banyak minum air putih, mengonsumsi kafein atau cuaca yang sedang dingin bisa menjadi penyebab kita sering buang air kecil/ kencing dan anyang-anyangan. Kadang kita malas berdiri dari duduk untuk ke kamar mandi, dan suka bilang dalam hati, “tanggung ah, masih bisa ditahan”. Lalu ketika ‘sudah di ujung’, baru deh lari-lari ke kamar mandi xD Hihi..

Hayooo, kamu juga seperti itu ya? ^^ Ibu hami (saya maksudnya ^^) juga gitu, mager mau pipis lagi-pipis lagi.. Tapi ternyata kebiasaan ini ga baik lho buat tubuh kita. Bahaya kalau nahan pipis terlalu lama apalagi kalau sering kita lakukan.

Sering menahan kencing/ pipis itu bisa membuat kita anyang-anyangan. Iya, anyang-anyangan. Itu lho.. Rasa ingin pipis yang terus-menerus, tapi air yang keluar cuma sedikit-sedikit. Sebentar-sebentar muncul rasa ingin kencing. Ke kamar mandi terus-terusan karena pengen pipis melulu kan bikin ga nyaman :/

Air kencing atau urin merupakan zat-zat sisa hasil metabolisme tubuh yang disaring melalui ginjal, ditampung di kandung kemih dan dikeluarkan melalui uretra. Nah, menahan zat sisa ini keluar dari tubuh (atau dengan kata lain menahan pipis) berpotensi menimbulkan anyang-anyangan yang merupakan gejala awal dari Infeksi Saluran Kemih (ISK). Dan menurut riset, banyak wanita di atas usia 20 thn yang menderita infeksi saluran kemih lho! 😢

Ciri lainnya kalau kita sedang terkena Infeksi Saluran Kemih adalah kita merasa sulit untuk buang air kecil/ susah kencing, saat buang air kecil terasa perih atau bau urin yang menyengat. Kalau diabaikan dan dibiarkan terus-menerus, Infeksi Saluran Kemih bisa menyebabkan Peradangan Kandung Kemih atau bahkan Batu Ginjal.

Duuh, kok serem yaa.. *ketok-ketok meja*

Hal lain yang bisa menjadi penyebab anyang-anyangan adalah kurangnya kepeduliaan kita dalam menjaga kebersihan (hygiene) vagina/ daerah kewanitaan. Misalnya, tidak mengganti pakaian dalam yang lembab, kencing di tempat kotor, membasuh vagina/ cebok dari arah belakang ke depan. Hal seperti ini yang membuat bakteri bisa berkembang.

Secara anatomi, saluran kemih wanita lebih rentan diserang bakteri jahat E-Coli karena letaknya yang berdekatan dengan anus. Ketika membasuh vagina/ cebok setelah kencing, usahakan dengan air mengalir dan dari arah depan ke belakang. Anus dibasuh belakangan ya..

Perhatikan juga kebersihan toilet. Jika toilet duduk, kita bisa lap permukaannya dengan cairan antiseptik yang biasanya sudah disediakan. Kalau terdesak keadaan, kita bisa memasang disposable paper seperti ini:

Kalau toilet jongkok, perhatikan juga kebersihan ember, gayung dan keruh tidaknya air. Jika terlihat kotor, sisi dalam ember atau gayung saat diraba terasa licin, air pun keruh, baiknya pindah toilet aja 😀

Cara lain menyegah serangan bakteri E-Coli ini adalah degan cara mengonsumsi buah Cranberry. Kandungan buah Cranberry dapat menangkap dan mencegah bakteri E-Coli menempel pada saluran kemih. Cara mengonsumsinya bisa dengan dibuat jus Cranberry. Kalau mau yang lebih praktis, bisa coba Uri-cran dari Combiphar.

Uri-cran berisi ekstrak buah Cranberry yang dapat mengatasi anyang-anyangan dan mencegah anyang-anyangan yang berulang. Selain itu, Uri-cran memgandung vitamin C yang tinggi, anti oksidan dan probiotics.

penyebab anyang-anyangan [infographic]
penyebab anyang-anyangan [infographic]
Sebenarnya, anyang-anyangan ini lebih cenderung karena pola hidup dan kebersihan diri yang kurang terjaga. Jadi, 5 tips/ cara yang bisa kamu coba untuk mengatasi anyang-anyangan dari saya:

1. Tidak menahan buang air kecil. Jangan suka menahan pipis, segera buang air kalau rasa “kebelet” sudah muncul.

2. Tidak memakai pakaian dalam yang kotor. Rajin mengganti pakaian dalam, minimal mengganti celana dalam 5-7 kali dalam sehari, misalkan setelah mandi pagi dan sore/ malam, jika kamu muslim, bisa mengganti celana dalam dulu sebelum sholat. Saat terasa lembab di daerah V, aktivitas sedang tinggi, keringat berlebih atau saat setelah olahraga, sebaiknya ganti pakaian dalam kamu ya.. Jangan malas mengganti pakaian dalam karena celana dalam yang lembab bisa jadi tempat bakteri dan kuman berkembangbiak.

3. Gunakan pakaian dalam yang terbuat dari bahan yang menyerap keringat dan tidak kekecilan/ ketat. Dan jangan saling bertukar pakaian dalam.

4. Perhatikan cara membasuh dan membersihkan kemaluan setelah BAB. Basuh/ cebok dari arah depan ke belakang. Vagina dulu baru anus.

5. Jangan terlalu lama memakai pembalut/ pentiliner. Sering mengganti pembalut/ pentiliner, setidaknya 3-4 jam sekali. Dan basuh vagina kamu dengan air bersih yang mengalir. Menjaga kebersihan vagina penting banget! Vagina harus selalu dalam keadaan kering, tidak lembab.

Tips tambahan, perbanyak minum air putih, jangan terlalu sedikit dan jangan juga berlebihan. Jika diperlukan, kamu bisa coba suplemen Uri-cran yang membantu kamu dalam memelihara kesehatan kandungan kemih dan mengatasi anyang-anyangan yang berulang.

Semoga kita selalu sehat dan terhindar dari anyang-anyangan dan penyakit-penyakit yang meresahkan, Aamiin..

5 Comments

  1. rani yulianty

    June 16, 2017 at 09:25

    Haai Cici, apa kabar? Bener banget, sebagai perempua selalu mesti menjaga kebersihan agar terhindar dari anyang-anyangan

    1. cicifera

      July 15, 2017 at 16:12

      kabar baik teh~ iya, harus lebih peduli dengan kebersihan vagina ya ^^

  2. Cerita Bunda

    June 16, 2017 at 09:27

    Bunda juga saat hamil pernah anyang-anyangan, sekarang nggak bingung lagi karena ada uri-cran

    1. cicifera

      July 15, 2017 at 16:10

      Alhamdulillah ya bun, semoga anyang-anyangannya tidak kembali berulang..

Terimakasih sudah membaca ^^ Tulis komentar kamu di sini dan follow cicifera.com yaa~