Day 5 Komunikasi Produktif Kelas Bunda Sayang

Belakangan ini Fais lagi senang bongkar-pasang Thomas beserta atributnya. Dia yang memasang rel nya sendiri dan mengatur posisi terowongan, craine, gerbong-gerbong dan menambahkan mobil-mobil serta rambu lalu-lintas sebagai pelengkap. Main ini bisa berjeda, ditinggal main ke luar dulu, eh pulangnya main Thomas lagi. Jadi mama suka merapikan mainannya kalau sudah waktunya tidur malam. Sebelum diseka, mama biasanya menawarkan ke Fais, “Fais bobo yuk? Cuci kaki, cuci tangan, sikat gigi.. Tapi beresin dulu Thomasnya ya?” dan Fais bilang “Ga mau.” Dan kalau mama bergerak membereskan mainannya, dia marah 😅 “Ya udah, Fais aja yang beresin.. 1 menit lagi ya mainnya..” dan dia melanjutkan bermainnya. 1 menit kemudian, mama kembali mengajak Fais, “Fais, sudah 1 menit, beresin yuk? Balapan deh sama mama.. Mama bantuin” Tapi dia tetap ga mau. Biasanya metode ‘balapan’ ini selalu mempan, malah kadang Fais yang mengajak balapan (maksudnya biar dibantuin mama gitu beresin mainannya).

Bingung juga, gimana ya, sudah malam.. Kebetulan ada lalat kecil yang masuk ke kamar dan ada semut di dekat gelas Fais. “Fais, liat deh, kalau Fais ga mau beresin mainannya, nanti kotor lho trus mainannya kena semut, ada lalat juga..” “Ga ada ma, ga ada semut.” Lalu mama menunjuk lalat dan semut “Itu tuh, Fais liat ga?”. Dia diam, masih bermain. Tapi ga lama dia bilang, “Ma, belesin yuk?” 

Ternyata mama harus lebih kreatif ya nak untuk meyakinkan kamu biar mau melakukan sesuatu. Yaitu dengan cara memberi penjelasan kenapa kamu harus melakukan tindakan itu ^^

Terimakasih sudah membaca ^^ Tulis komentar kamu di sini dan follow cicifera.com yaa~