Menghitung Hari Perkiraan Lahir (HPL)

Biasanya kalau baru periksa hamil ke bidan atau dokter SpOG, setelah ditensi dan ditimbang berat badan, akan ditanya “Hari pertama haid terakhir tanggal berapa bu?”. Errr, sempat hening, mikir dulu, “Hm, kapan yaa?” xD

Dengan mengetahui tanggal Hari Pertama Haid Terakhir (HPHT), kita bisa mengetahui estimasi tanggal Hari Perkiraan Lahir (HPL) bayi kita. Persalinan diperkirakan +7 hari atau -7 hari dari tanggal HPL. Maju dan mundurnya tanggal persalinan tergantung dari kondisi ibu dan bayi.

Metode perhitungan tanggal HPL berdasarkan riwayat haid dikenal dengan rumus Naegele yang kemudian disempurnakan dengan rumus Parikhs sebagai berikut:

HPL = HPHT + 9 bulan + (lama siklus haid – 21 hari)

Lama siklus haid bisa 28 hari, 29 hari, 30 hari. Masing-masing wanita bisa berbeda, kamu bisa cek siklus haid kamu dengan metode kalendar, itu loh dengan menyilang/ memberi tanda di kalendar saat kamu haid tiap bulan, at least selama 6 bulan agar terlihat polanya.

Rata-rata usia kehamilan adalah 40 minggu.

Untuk lebih praktisnya, menghitung HPL bisa dengan bantuan Kalkulator HPL dari website panduanibu.com, ini contoh perhitungannya:

Hitung HPL cicifera 18-11-2017
Hitung HPL cicifera 18-11-2017

Ada juga animasi sederhana untuk menghitung HPL, berat janin, tinggi janin, dan pertambahan rata-rata berat badan ibu hamil di sini.

Lalu apa pentingnya mengetahui tanggal HPL? Dengan mengetahui tanggal HPL, kamu bisa tau taksiran waktu persalinan, kamu bisa lebih siap dan lebih prepare ini-itu, dari persiapan batin, persiapan mental dan persiapan fisik agar melahirkan nyaman minim trauma, sampai persiapan kebutuhan dan perlengkapan bayi <3

Sehat terus ya bumil ^^

Terimakasih sudah membaca ^^ Tulis komentar kamu di sini dan follow cicifera.com yaa~