Mengajar Anak Mengaji

Setiap selesai sholat magrib berjama’ah sepupu-sepupu Fais mengaji di rumah eyang uti. Eyang uti memang sengaja memanggil ustadzah untuk mengajar mengaji cucu-cucunya. Fais ikut-ikutan saja awalnya, hanya mendengarkan dan menyimak Mas Kiki, Mas Daffa, Mbak Fira, Mbak Arin dan Mbak Nayla mengaji. Kadang saat membaca doa dan hapalan surat pendek, Fais ikut cuap-cuap, mencoba mengikuti bacaannya 😀 Fais tampak antusias ikut mengaji, apalagi ummi ngaji suka memberi selingan dengan lagu Islam pendek atau yel-yel disertai gerakan. Misalnya: tepuk anak sholeh, tepuk wudhu, tepuk senyum, lagu saya mau ke Mekah, nama-nama malaikat, sifat Allah, dan lainnya. Ummi mengajar di TPA juga, jadi sudah terbiasa dengan anak-anak.

Alhamdulillah di usia Fais 2 tahun 3 bulan, Fais sudah hapal beberapa surat pendek (Al-Fatihah, An-Nas, Al-Falaq, Al-Ikhlas) dan beberapa doa pendek (doa sebelum tidur, doa sebelum makan, doa untuk kedua orang tua). Mama ga menargetkan apa-apa sebenernya, mengalir saja.. Mungkin kalau mama rajin, Fais bisa menghapal lebih dari itu ^^ Di usia 22 bulan, Fais sudah bisa Shalawatan, liat deh video ini:

 

Fais suka duduk di pangkuan mama kalau mama mengaji setelah sholat. Karena kebiasaan ini, saat mengaji bersama ummi,  Fais maunya dipangku ummi dan ikut menyimak sepupunya mengaji. Awalnya mama mengenalkan huruf hijaiyah melalui poster berwarna yang ditempel di dinding kamar bermain Fais. Selain itu, Fais juga belajar mengaji dengan buku Iqro K.H. As’ad Humam (yang ada foto kakeknya itu lho xD). Tapi sayang, Fais kurang tertarik dengan buku Iqro ini, malah lebih suka dengan Al-Qur’an. Mungkin karena Al-Quran bentuknya lebih besar, tebal dan ada juga yang berwarna (Al-Qur’an tajwid). 

Sulit juga ternyata mencari Iqra berwarna. Mama cari di beberapa Gramedia dan Gunung Agung, ga dapet. Mama browsing di beberapa marketplace online pun ga dapet Iqra yang berwarna atau bergambar. Hm, mungkin kata kuncinya kurang tepat 😀 Sampai akhirnya, di timeline Instagram mama, mama lihat @putri.apramesti posting video anaknya mengaji dengan Iqra berwarna dan bergambar 😍 dan ternyata @ameera_syakira juga mem-posting buku Iqra yang sama. Mama penasaran, tanya ini-itu dan tanya beli dimana. Ternyata nama Iqra berwarna dan bergambar ini Iqra Balita. Mama langsung ikut PO buku Iqra Balita “Ngaji Yuk!” Jilid 1 dan 2 sekalian. Benar saja, Fais tertarik dengan warna dan gambarnya. 

Ini Fais dan buku Iqra Balita “Ngaji Yuk”. Fais sudah bisa huruf “A” dan “Ba”, sekarang lagi belajar huruf “Ta” 😉


Selain huruh hijaiyah, ada surat pendek juga. Iqra Balita ini bergambar hewan, buah dan profesi:


Di Iqra Balita Jilid 2 diajarkan huruf sambung dan hukum bacaan:

Untuk anak seusia Fais, fokusnya belum bisa terlalu lama. Gambar-gambar yang ada di sekitar huruf hijaiyah ini, bisa dijadikan sebagai ice-breaking/ selingan mengaji. Menurut ibu Septi Peni Wulandari di Kelas Matrikulasi #3 Ibu Profesional, lamanya fokus anak itu dihitung berdasarkan usianya yang dikalikan satu menit. Jadi, fokus Fais ini hanya 2 menit saja. Setiap 2 menit sekali mama sebaiknya memberi selingan dengan gerakan atau sesuatu yang menyenangkan.

Tinggal gimana konsistensi mama saja untuk membimbing Fais mengaji ya ^^
Bismillah~ Semangat terus belajarnya ya nak~ Love!

@cicifera

2 Comments

  1. Family Project (1) : Fais Mengaji - @cicifera

    August 19, 2017 at 05:16

    […] punya Iqro balita seperti yang saya ceritakan di sini. Tapi untuk belajar yang intensif, buku Iqro yang polos (tidak […]

  2. Menurut lo, enak jadi istri pilot? - @cicifera

    December 7, 2017 at 04:46

    […] baca Al-Quran. Kalo ga bisa, belajar! Ga usah malu. Cari majelis ilmu atau private sama ustadzah guru ngaji. Terbata-bata atau ga lancar lebih baik daripada ga baca sama sekali. Sehari ngaji satu halaman […]

Terimakasih sudah membaca ^^ Tulis komentar kamu di sini dan follow cicifera.com yaa~