Kenapa Cifer Menulis Blog?

Semenjak menikah memang saya jarang sekali ikut meetup/ kopdar dengan komunitas, tapi masih ikut dalam group chat beberapa komunitas secara online. Minggu lalu salah satu komunitas online yang saya ikuti mengadakan silaturahmi akbar dan alhamdulillah saya bisa hadir di event itu *yeay, akhirnya kopdar!*. Di sana, ada seorang teman yang menyapa dan bertanya, “Wah, mau dong diajarin ngeblog? Kenapa sih cifer menulis blog?”. “Pencitraan doang ituuu.. xD Blogger sebutan doang, saya mah jarang update blognya. Tapi kalau mau belajar bareng, boleh, yuk?”, jawab saya waktu itu. Sesungguhnya dari dulu sampai sekarang memang jarang banget publish tulisan di blog, kecuali kalau dikejar deadline dari komunitas menulis dan deadline project tulisan berbayar *eh* haha.. ^^

Kapan Cifer mulai menulis blog?

Akhir Maret 2009 saya mulai merintis blog. Awalnya, punya blog itu karena masuk komunitas. Iya, saya terbalik. Kalau kebanyakan orang itu membuat dan menulis dulu di blog lalu mencari komunitas blogger yang dapat mendukung/ support dirinya, nah saya terbalik. Saya masuk dan kopdar dengan komunitas batagor.net dulu, baru membuat dan menulis blog. Bandung Kota Blogger (batagor.net) ini bisa dibilang sebagai komunitas yang membesarkan personal branding cicifera sebagai blogger.

[Baca: Tentang Ngeblog dan BatagorNet]

Kenapa Cifer menulis blog?

Kalau dulu, saat saya masih di komunitas blogger, blog hanya untuk memperkuat personal branding. Masa member komunitas blogger tapi ga punya blog?? 😀 At least kalau ditanya “Blog nya apa?” kan saya bisa jawab *padahal isinya cuma seadanya alias jarang banget posting, wkwkwk..*

Lalu alasan itu pun bergeser. Ternyata dari blog, saya bisa datang event gratis! *haha.. mureee..* Dari event biasa sampai event dari brand yang diadakan di hotel atau di luar kota. Yap, saya penyuka event. Saya suka ketemu orang baru, kenalan, chit-chat ini itu sambil sebar kartu nama buat cari prospek *eaaa* Dulu saya bekerja jadi Public Relation (PR) di salah satu perusahaan Konsultan IT di Bandung. Sejalan kan 😉 Lebih menyenangkan lagi, selain dapat channel/ kenalan baru, di event saya bisa mendapat ilmu (misal event seminar/ talkshow/ demo something, dll.), dapat makan (prasmanan dan coffee breaks), dan dapat goodie bag (makin besar brand penyelenggara, makin “berat” isinya), belum doorprize-nya *haha, anak kost coba pikirannya xD* Eh, ada yang diajak jalan-jalan juga lho~~

Kemudian saya kenal komunitas lain yang memberikan kompensasi berupa uang untuk sebuah tulisan yang publish di blog dengan ketentuan tertentu. Biasanya ini project backlink atau product review (sample produk dikirim ke alamat rumah atau kita diberi uang untuk membeli produk client). Nah ini membuat saya mengulik dan belajar content writing. Saya ikut beberapa komunitas menulis dan 3 diantaranya adalah komunitas menulis untuk calon penulis buku. Jreng. Seperti salah kamar tapi penasaran ^^ Dan saya pun ikut belajar menjadi penulis.

Belakangan ini, saya mulai merasa kalau menulis itu bisa menyalurkan emosi dan energi negatif dalam diri, selain dengan selftalk (bicara dengan diri sendiri). Aliran rasa dari games kelas bunda sayang mengajarkan saya bahwa dengan mengungkapkan penat melalui tulisan itu menyenangkan. Ya kalo ga sempet ngetik, tulis tangan dulu aja.

“Menulis untuk mencatat ide-ide dan menulis untuk mengeluarkan unek-unek.”

Jadi kalau disimpulkan, kenapa Cifer menulis blog?

  1. Personal Branding
  2. Aksesibilitas
  3. Paid Blogger
  4. Writter Wanna Be
  5. Self Healing

** Tulisan ini dibuat untuk memenuhi BPN 30 Days Blog Challenge – Day 1

30 days blog challenge blogger perempuan network 30 days blog challenge blogger perempuan network

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.