Perlukah Ibu Membuat Kartu Identitas Anak (KIA)

Ergh, males banget ketika baca whatsapp dari bu RT yang isinya menganjurkan saya untuk membuat Kartu Identitas Anak (KIA). Sebenernya perlu ga sih kita membuat kartu identitas untuk anak? Terutama untuk bayi dan balita. Anak saya usianya masih 11bulan dan kakaknya baru genap 4th di Desember 2018 ini. Bisa ga ya mengurus berkas kependudukan di Tangerang tanpa ribet? Atau bisa ga kalau membuat kartu identitas anak online saja? Hmm, berbagai penolakan muncul di pikiran saya.

perlukah ibu membuat KIA

Disdukcapil Kota Tangerang

Sebenarnya saya agak risih dengan urusan administrasi yang berhubungan dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil/ Disdukcapil Kota Tangerang. Mungkin karena pengalaman yang tidak menyenangkan saat mengurus berkas kependudukan saya dan berkas anak waktu itu. Dari mengurus berkas pembuatan Kartu Keluarga (KK), pindah Kartu Tanda Pengenal (KTP), KTP elektronik (e-KTP) sampai membuat Akte Kelahiran anak pertama saya. Memakan waktu dan tenaga mengurusnya.

Tahun 2013, Disdukcapil Kota Tangerang belum ada sistem layanan terpadu satu pintu seperti saat ini, yang semuanya bisa diproses di Gedung Ketenagakerjaan saja. Dulu saya masih mengurus administrasi kependudukan dengan membawa surat pengantar RT, RW, minta cap/ verifikasi ke Kantor Kelurahan, Kantor Kecamatan, baru membawa berkas kependudukan tersebut ke Kantor Catatan Sipil yang saat itu berada di Gedung Cisadane. Ribet! Mesti bawa berkas ke sana-sini, antrinya panjang dan gerah karena ruangannya kurang mumpuni untuk menampung banyak orang. Belum lagi kalo ada berkas yang kurang atau mesti keluar untuk fotocopy ini-itu. Duh!

Lalu bagaimana sekarang dengan mengurus pembuatan KIA?

Sebelumnya, kita kenalan dulu yuk dengan apa itu KIA atau KTP Anak ini.

Kartu Identitas Anak (KIA) itu apa?

“Kartu Identitas Anak (KIA) adalah identitas resmi anak sebagai bukti diri anak yang berusia kurang dari 17 tahun dan belum menikah yang diterbitkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten/ Kota.”

Hal ini tertuang dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri, Permendagri Nomor 2 Tahun 2016 Tentang Kartu Identitas Anak. Selayaknya KTP, KIA ini juga memiliki Nomor Induk Kependudukan. Fungsinya pun sama. KTP Anak ini terdiri dari 2 jenis yaitu untuk anak dengan usia 0-5 tahun dan untuk anak dengan usia 5-17 tahun.

Nah, ternyata membuat Kartu Identitas Anak atau KTP Anak ini adalah peraturan pemerintah, bukan hanya anjuran ^^ Contoh tampilan Kartu Identitas Anak:

Bentuk KIA/ KTP Anak
Kartu Identitas Anak (KIA) atau KTP Anak | Sumber: www.cnnindonesia.com

Persyaratan Pembuatan Kartu Identitas Anak

Pembuatan Kartu Identitas Anak dilakukan di Disdukcapil, kalau saya di Disdukcapil Kota Tangerang. Persyaratannya adalah kita harus menyiapkan:

  1. Formulir pengajuan pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA)
  2. Fotocopy Kartu Keluarga (KK) yang ditanda tangani Kepala Dinas Disdukcapil (bukan Camat ya, teliti lagi)
  3. Fotocopy e-KTP kedua orang tua anak
  4. Fotokopy Akte Kelahiran anak
  5. Untuk anak di atas 5-17 tahun, melampirkan pas foto anak berukuran 2×3 cm (sebanyak dua lembar). Sedangkan untuk anak 0-5 tahun tidak perlu melampirkan pas foto.
  6. Untuk anak yang baru lahir, KIA akan diterbitkan bersamaan dengan penerbitan akta kelahiran.

Manfaat Memiliki Kartu Identitas Anak

Anak yang sudah memiliki Kartu Identitas Anak (KIA), bisa mendapat beberapa manfaat seperti di bawah ini:

  1. lebih mudah dalam mengurus berkas kependudukan. Misalnya, KIA digunakan untuk membuat passport, jadi kita tidak perlu membawa Akte Lahir Anak dan Kartu Keluarga, cukup dengan membawa KIA
  2. mendapat kemudahan dalam pelayanan publik karena fungsinya sebagai KTP Anak. Misal KIA untuk ditunjukan pada saat membeli tiket kereta atau tiket pesawat.
  3. sebagai persyaratan mendaftar sekolah, mendaftar BPJS kesehatan dan bukti diri saat klaim asuransi.
  4. bisa mendapat diskon di wahana bermain atau vendor makanan cepat saji yang telah menjalin kerjasama
  5. bisa membuka rekening tabungannya sendiri di Bank, tanpa harus menunggu usia 17 tahun atau meminjam e-KTP ayah ibunya
  6. jika sudah berusia 17 tahun, KIA ini dapat dilanjutkan menjadi KTP dengan NIK yang sama
  7. membantu dalam identifikasi jenazah jika terjadi kecelakaan pada anak

Intinya, Anak pemegang KIA akan mendapatkan fasilitas-fasilitas seperti para pemegang KTP/ e-KTP

kartu identitas anak memudahkan mengurus dokumen kependudukan
kartu identitas anak memudahkan mengurus dokumen kependudukan

 

Berita dari CNN Indonesia mengenai pentingnya Kartu Identitas Anak (KIA):

Nah, dari penjabaran di atas, ternyata Ibu memang Perlu Membuat Kartu Identitas Anak (KIA) sebagai tanda pengenal dan bukti diri anak.

Yuk warga Tangerang yang belum membuat kartu identitas, segera ke Disdukcapil Kota Tangerang untuk mengurus berkas kependudukan satu ini ^^


Referensi: cermati.com

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.