Vaksin Virus Corona, opsi lain mencegah Covid19

Alhamdulillah setelah melewati pandemi Covid19 dari Maret 2020 lalu, sekarang sudah ada Vaksin Virus Corona di Indonesia. Vaksin ini bisa menjadi opsi lain untuk mencegah penyebaran Covid19. Kamu berani coba? 🙂

Data sebaran kasus Covid19 di area Tangerang Kota ini bikin deg-degan juga. Suspek dirawat dan terkonfirmasi masih naik datanya. Padahal akhir tahun ini pengen sekali liburan, tapi masih ragu ingin keluar. Memang kita harus terus memantau perkembangan Covid19 ini karena virus corona ini terus bermutasi. Sampai saat ini terdapat Tujuh Corona Virus (HCoVs) yang telah diidentifikasi.

Gejala Covid19 di awal pandemi dan gejala Covid19 pada saat ini sudah ada perbedaan, ada penambahan gejala, bukan hanya sekadar demam dan batuk saja.

Kenali Gejala Covid19

Masing-masing orang memiliki respons yang berbeda atas serangan virus corona pada tubuhnya. Menurut covid19.go.id, gejala umum dari Covid19 adalah demam, batuk kering, kelelahan. Sedangkan gejala yang tak umum meliputi perasaan tidak nyaman dan nyeri tenggorokan, diare, konjungtivitis (mata merah), sakit kepala, hilangnya indera perasa atau penciuman, ruam pada kulit, atau perubahan warna pada jari tangan atau jari kaki. Ada juga gejala serius yang sudah membutuhkan pertolongan medis seperti kesulitan bernapas/ sesak napas, nyeri dada/ rasa tertekan pada dada, hilangnya kemampuan berbicara atau bergerak.

Vaksin Virus Corona, opsi lain mencegah Covid19

Orang dengan gejala ringan yang dinyatakan sehat harus melakukan perawatan mandiri di rumah. Rata-rata gejala akan muncul 5–6 hari setelah seseorang pertama kali terinfeksi virus corona, tetapi bisa juga 14 hari setelah terinfeksi.

Kita bisa melihat signal tubuh diri sendiri dan melakukan cek gejala Covid19 secara mandiri dengan menjawab beberapa pertanyaan di website atau aplikasi halodoc seperti ini:

Cek Resiko Terpapar Virus Coroan HaloDoc

Jika cek mandiri belum puas dan kita sulit membedakan gejala Covid19 dengan flu, kita bisa konsultasikan dengan chat dan voice/ video call ke dokter pilihan kita melalui aplikasi atau website Halodoc. Halodoc sangat memudahkan, kita tidak perlu datang ke rumah sakit sehingga meminimalkan risiko terpapar virus corona ini.

Mencegah Covid19

Kita harus tetap menjalankan protokol kesehatan. Jika pun nanti ada vaksin, kita jangan hanya mengandalkan vaksin virus corona ini sepenuhnya.

Kita bisa mencegah Covid19 dengan cara:

  • menjaga daya tahan tubuh dengan makan makanan sehat (lauk, sayur, buah), olahraga ringan secara rutin, istirahat cukup, minum vitamin, berfikir positif dan banyak bersyukur untuk menghindari stress
  • menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan
  • menjaga jaga jarak sejauh 2 meter dengan orang lain
  • memperhatikan sirkulasi udara jika berada di dalam ruangan
  • mencuci tangan pakai sabun, jika tidak ada air bisa menggunakan handsanitizer
  • tidak memegang area wajah (mata, hidung, mulut) jika tangan belum dipastikan bersih
  • menghindari bepergian ke tempat ramai atau mall

Simple nya ada lah menjalankan 3M (Mencuci Tangan, Menjaga Jarak, Memakai Masker).

Ada opsi lain dalam mencegah Covid19, yaitu dengan pemberian vaksin virus corona.

Apa itu Vaksin?

Vaksin adalah bahan antigenik yang digunakan untuk menghasilkan kekebalan terhadap suatu penyakit. Pemberian vaksin (imunisasi) dilakukan untuk mencegah atau mengurangi pengaruh infeksi penyebab penyakit-penyakit tertentu. Vaksin biasanya mengandung agen yang menyerupai mikroorganisme penyebab penyakit dan sering dibuat dari mikrob yang dilemahkan atau mati dari toksinnya, atau dari salah satu protein permukaannya. Agen merangsang sistem imun untuk mengenali agen sebagai ancaman, menghancurkannya, dan untuk lebih mengenali dan menghancurkan mikroorganisme yang terkait dengan agen yang mungkin ditemui di masa depan.

id.wikipedia.org/wiki/Vaksin

Sebenarnya kita sudah familiar ya dengan istilah vaksin atau imunisasi ini. Dari kecil kita sudah dikenalkan dengan adanya imunisasi dasar untuk pencegahan penyakit tertentu.

Vaksin Virus Corona

Saat ini terdapat beberapa jenis vaksin corona yang disiapkan oleh pemerintah Indonesia. Diantaranya adalah:

  1. Vaksin corona dari Sinovac
  2. Vaksin corona dari Sinopharm 
  3. Vaksin corona dari Cansino
  4. Vaksin corona dari AstraZeneca 
  5. Vaksin corona dari Genexine

Vaksin virus corona masih perlu melewati rangkaian pengujian, produksi, distribusi, dan pemberian vaksin. Pengujiannya saja memerlukan waktu.

Baca Juga: Perkembangan Vaksin Virus Corona

Semoga kita selalu diberi kesehatan dan dijauhkan dari virus corona.

Semoga vaksin virus corona ini benar-benar siap, dapat terjangkau dan dapat disesuaikan dengan karakter virus corona yang ada di Indonesia sehingga mampu mengatasi pandemi di Indonesia secara menyeluruh. Aamiin.

-cicifera-

32 Comments

  1. Yati Rachmat

    28 December 2020 at 22:47

    Salam kenal dari bunda buat Fera. Berbicara tentang Covid 19 ini seakan tak akan habisnya. Telah hampir setahun bukannya berkurang yang terpapar malahan bertambah. Sebagian besar masyarakat seolah menganggap Covid 19 ini sudah sirna dari bumi kita. Mereka tidak mau kehilangan masa liburan dan berbagai izin dari Pemerintah tentang daerah2 wisata baru. Mungkin ini salah satu sebab semakin meningkatnya yang terpapar Covid 19. Klaster-klaster pun bermunculan antara lain klaster keluarga. Covid 19 seakan tak berujung. Belum berakhir muncul pula berita berkembangnya Covid 19 ini menjadi 7 macam virus walau tidak mematikan. Lalu berita pula tentang datangnya vaksin yang diperuntukkan mereka dalam rentang usia 18 sd 59 tahun. Agak mengherankan belum lagi ada berita/hasil tentang pengujian vaksin terhadap kurleb 600 orang volunteers, penyuntikkan sudah akan dimulai, sedangkan hasil dari pengujian ini pastinya akan memakan waktu lama. Bunda yadi pusing kalau mengikuti berita-berita dari media. Sebaiknya berdoa, menjaga kesehatan dengan menjaga pula pola makan. Semoga kita semua terhindar dari paparan Covid 19 ini atau kawan-kawannya yang baru menyebar menjadi 7 macam virus. Aamiin.

    1. Fera Marentika

      1 January 2021 at 16:11

      Salam kenal kembali bunda Yati ^^ Terimakasih sudah berkunjung ya..
      Aamiin Aamiin.. Setuju Bun, kita harus terus berupaya agar terhindar dari virus corona ini ya bun.. Virusnya makin berkembang, kita juga proteksi diri makin kuat. Disiplin dengan protokol kesehatan seperti 3M makin ketat, makan makanan sehat dan olahraga rutin.

  2. winda - dajourneys.com

    29 December 2020 at 02:09

    yang mengherankan banyak yang seakan acuh dengan pandemi, sudah mulai travelling kemana2, nongkrong2 🙁 padahal jumlah penderita semakin naik

    1. Fera Marentika

      1 January 2021 at 16:13

      nah ini sih yang disayangkan.. soalnya kan bisa jadi ada OTG (orang tanpa gelaja) di public space. bisa jadi dia yang merasa sehat-sehat saja malah ternyata terkena virus corona. who knows.

  3. lianny hendrawati

    29 December 2020 at 03:32

    Amin, semoga ya kita selalu diberi kesehatan dan dijauhkan dari Covid19. Di kotaku jumlah pasien covid juga masih banyak saja bertambahnya tiap hari, banyak yg masih cuek dengan covid ini dan tidak menerapkan protokol kesehatan. Semoga vaksin yang akan diberikan nanti benar2 efektif dan minim efek samping.

  4. nurulrahma

    29 December 2020 at 10:13

    Semogaaa kita semua sehaatt ya
    Ngeri banget pandemi ini
    ada yg taat aturan bangett, tapi (kayanya) lebih banyak yg abai.
    Ya mari kita jaga diri dan kluarga masing2

  5. Kiky

    29 December 2020 at 11:23

    Semoga beneran bisa gratis untuk kaum yang membutuhkan dan tidak mampu. Alhamdulillah. Semoga ekonomi dan kesehatan masyarakat Indonesia bisa kembali pulih dan kuat ♥

  6. Tetty Hermawati

    29 December 2020 at 11:44

    sekarang ketemu corona jenis baru, tambah degdegan aja ya, ngulang lagi rasanya ketakutan maret lalu, semoga segera ada vaksinnya ya alloh

  7. Indah Nuria

    29 December 2020 at 16:14

    I am really curious about the vaccines although we still have to be patient before we can actually get the benefit of it as they are still continuing the trial period.

  8. Yuni

    29 December 2020 at 20:47

    Kadang suka sedih sendiri melihat korban dari keganasan virus covid-19 ini terus bertambah. Kadang pula kita takut terpapar, karena gejalanya tidak selalu sama untuk setiap orang. Ada yang menunjukkan gejala ada pula yang tak bergejala tahu2 dinyatakan positif. Semoga vaksin2 yang diuji di laboratorium memang terbukti ampuh mengobati wabah penyakit ini dan mampu menyelamatkan ribuan nyawa penduduk dunia…aamiin.

  9. Rach Alida

    29 December 2020 at 21:54

    MasyaAllah sampai sekarang berharap keluarga kita semua Allah berikan kesehatan dan dijauhkan dari segala marabahaya. Semoga pandemi ini segera berakhir. Aamiin

  10. Ida Tahmidah

    29 December 2020 at 23:46

    Iya nih protokol kesehatan memang harus terus dijaga dan terus diedukasikan ke masyarakat karena sampai saat ini masih ada yang cueks beybeh begitu deh dengan corona ini…huhu…

  11. Uniek Kaswarganti

    29 December 2020 at 23:56

    Berharap vaksin ini bisa terdistribusi ke semua lapisan masyarakat, termasuk ke orang-orang yang nggak percaya kalau virus covid itu benar-benar ada. Biar aman semua seluruh rakyat Indonesia, terlindungi dari paparan virus.

  12. Diah Alsa

    30 December 2020 at 00:45

    Alhamdulillah ya udah ada vaksin untuk Covid ini, semoga hasil uji cobanya segera keluar dan dapat digunakan oleh semua masyarakat, dan harapannya sih semua bisa mendapatkannya secara gratis ya 🙂

    semoga kita semua selalu diberi kesehatan dan dijauhkan dari virus yang satu ini 🙁

  13. Renayku

    30 December 2020 at 02:45

    Ya ampun aku baru tau vaksinnya aja ada 5 jenis. Covid ini jenisnya makin banyak jg ya. Ya Alloh, kita harus bener2 mawas diri nih. Jaga kebersihan dan kesehatan tubuh. Aku mau2 aja vaksin drpd terkena covid 19 ini.

  14. Inda Chakim

    30 December 2020 at 04:32

    Mantul nih halodoc, sudah menyediakan sarana utk tempat bertanya mengenai gejala covid-19. Dah, berharap banget nih semoga covid-19 segera pergi dari muka bumi ini aamiin

  15. lendyagasshi

    30 December 2020 at 04:37

    Aamiin…
    semoga ikhtiar vaksin bisa berjalan sesuai harapan, menanggulangi wabah yang makin meluas.
    Halodoc memberikan informasi terbaik.

  16. Desri Desri

    30 December 2020 at 04:40

    aku tuh tiap kali bangun tidur sakit tenggorokan kaya parno gitu loh mba, karena banyak yang kena orang-orang terdekat.

  17. Ria Nugros

    30 December 2020 at 04:46

    Semoga aja ya dengan adanya vaksin bisa mengakhiri pandemi dan kita bisa hidup normal kembali Aamiin

  18. Novitania

    30 December 2020 at 05:22

    padahal virus ini terus bermutasi ya mba, tapi makin kesini banyak banget yang abai sama covid. sedih rasanya. mudah mudahan vaksinya segera diberikan dan kita semua bisa bebas dari covid ya mba

  19. Yuniari Nukti

    30 December 2020 at 07:43

    Syukurlah sekarang sudah ada vaksin untuk Corona ya mbak. Pencegahannya makin tebal deh selain rajin cuci tangan dan jaga jarak serta harus pakai masker.

  20. Rani Retnosari Mantriana

    31 December 2020 at 01:55

    Halodoc sangat membantu agar konsultasi jadi lebih aman dan nyaman ya. Semoga dengan adanya vaksin ini juga bisa membantu agar negeri ini segera terhindar dari pandemi.

  21. Triyatni

    31 December 2020 at 02:37

    Gejala baru ini ternyata lumayan unik ya. Mual dan diare kan biasanya emang sering diderita apalagi penderita maag dan emang seneng makan yang pedes-pedes. Setahuhku emang paling terlihat gejala yang hilang penciuman itu. Ah semoga ada akhir yang baik aamiin

  22. Shyntako

    31 December 2020 at 03:49

    Virus yang sangat kecil ternyata bisa bikin dunia terkapar yaa, apalagi cepet banget pula bermutasinya sekarang di luar negeri udah pada gelombang dua pandeminya, duh ayo scientist lawan dengan ilmu pengetahuan, dan sementara itu ya kita disiplin prokes dan vaksin lah

  23. April Hamsa | Parenting Blogger keluargahamsa.com

    31 December 2020 at 13:40

    Meskipun sudah ada vaksin tetep 3 M penting ya mbak. Masalahnya ya gtu deh banyak yang percaya covid hanya konspirasi saja huhu. Semoga aja yaa distribusi dan proses vaksin lancar. Kita semua jg senantiasa diberi kesehatan aamiin Ya Allah

  24. Diani Sekaring Sejati

    31 December 2020 at 15:11

    Semoga kita semua senantiasa diberikan kesehatan ya Mba, circle yang terkena COVID semakin menyempit.. sementara kita lihat sendiri masih banyak orang yang gak percaya COVID, bahkan memalsukan surat SWAB PCR demi bisa jalan-jalan ke luar kota. Bahkan di daerah rumahku juga di Tangsel, sebagian besar pada keluar rumah nggak pakai masker, stress banget ngeliatnya :(( Semoga ini semua segera berlalu.

  25. Atiq

    31 December 2020 at 18:27

    Semiga segera berlalu ya, karena udh makin banyak yg kena nyatanya jg gak bikin orang jd kebal buat kena lg ya 🙁 semoga vaksin memang jd angin segar buat pandemi ini cpt berlalu.

  26. Leyla Imtichanah

    1 January 2021 at 03:59

    Makin meluas aja penyebaran covid ini. Kita harus pahami gejalanya ya supaya ga terlambat diobati dan tidak menularkan ke orang lain.

  27. Ivayana

    2 January 2021 at 16:04

    Sedihnya itu belum ada vaksin buat anak2 dan lansia, smpe kapan ga tega ngajak anak bepergian ke tempat umum, huhuhu

  28. mutia nurul rahmah

    8 January 2021 at 11:43

    Banyak juga jenis vaksinnya ya, yang jelas kalau sudah ada kewajiban vaksin maka segera lakukan yaa

  29. duniamasak

    11 January 2021 at 02:27

    stay safe and stay healthy ya kak 😀

  30. Eni Martini

    19 January 2021 at 17:18

    Aku menunggu giliran vaksin nih, tapi masyarakat harus disoundimg juga ya kalau vaksin tetap harus jaga protokol kesehatan covid 19

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.