Gimana sih ibu hebat menurut kamu? Pada dasarnya semua ibu itu hebat⦠Karena mereka sudah hamil, melahirkan dan menyusui dengan berbagai cara dan melewati semua tantangannya dengan penuh perjuangan. Belum lagi ngurusin urusan domestik dari cucian, setrikaan, masakan, beberes rumah, mengasuh anak dan lainnya.
Tapi versi saya, ibu hebat adalah ibu pembelajar yang mampu menjadikan anak sebagai kawan, bukan beban, apalagi lawan xD Ibu adalah sekolah pertama bagi anak-anaknya, yang membentuk karakter dan cara berfikir sekaligus menjadi role model yang memberi contoh bagi anak-anaknya. Anak adalah tugas terpenting kita, yang lain hanya tambahan! Ini nih yang harus terus diingat.
[instagram url=https://www.instagram.com/p/BZ55aUGnHmX/?taken-by=ibupedia_id hidecaption=true width=320]
Seperti kata mbak @JuliaSarahRangkuti dalam akun instagram-nya:
[instagram url=https://www.instagram.com/p/BbY50aFBeUE/ hidecaption=true width=320]
Sekuat dan seketat apapun kita menjaga anak-anak kita, suatu saat mereka akan βpergiβ dari sisi kita. Mereka akan bertumbuh. Besar. Mendewasa. Tak lagi bayi mungil yang 24 jam harus kita jaga. Teman mereka akan bertambah banyak. Lingkungan pergaulan mereka akan semakin luas. Kita tak bisa mengurung mereka terus-menerus di rumah.
Sejatinya kita memang tak bisa mensterilkan anak-anak kita sekuat apapun kita berupaya. Namun, kita bisa mengimun mereka. Ikhtiar agar mereka memiliki pondasi yang kuat. Untuk mewarnai lingkungannya dengan hal-hal baik, bukan terwarnai lingkungannya dengan hal-hal buruk.
Peran kita adalah mengantarkan mereka menjadi pribadi yang mampu bertanggung jawab atas segala tindakan yang mereka perbuat.Β Peran kita adalah mengokohkan imannya. Menguatkan aqidahnya. Memperbaiki akhlaknya. Menjaga adabnya. Peran kita adalah mengasuh dan mendidik sebaik-baiknya. Sambil terus merapal doβa agar ia selalu berada dalam penjagaan Allah swt.
Membentuk pola pengasuhan anak, memilih metode pendidikan anak dan mengelola emosi anak itu ga gampang! Bukan perkara yang remeh.
Bagaimana cara saya? Dengan memutuskan menjadi ibu rumah tangga, menjadikan anak sebagai kawan, bermain bersama anak, mendengarkan ceritanya dan mendampingi aktivitasnya. Sebisa mungkin segera menjawab panggilan anak, ya walau sulit sih tapi harus dibiasakan. Misal, lagi ngiris-ngiris bawang atau lagi ngoseng masakan, kalau anak memanggil sebaiknya matikan kompor dan segera datang. Karena dari tindakan seperti ini anak akan merasa dihargai dan dipedulikan, yang akan ia contoh dalam merespon orang lain.
Sejujurnya saya masih sering lepas kontrol, melotot dan marah karena perilaku anak yang tidak sesuai harapan π TapiΒ saya terus berlatih meredam emosi, berupaya agar ia mendapat pendidikan dengan cara menyenangkan, menjadi teman kesehariannya dan ada saat ia membutuhkan. Bismillahβ¦.
So, jadikan anak sebagai kawan dan jadilah ibu pembelajar πΒ βal-ummu madrasatul ulaβ
[instagram url=https://www.instagram.com/p/BbdeiQPlvVX/ hidecaption=true width=320]
*untuk #1minggu1cerita dalam minggu tema βKawanβ

[…] saat adaptasi belajar online bersama anak adalah aku menjadi ibu pembelajar :)) Mamanya ikut belajar biar satu frekuensi dengan guru dan bahan ajar, serta bisa menyampaikan […]
Setuju banget bahkan dari judul artikel nya saja sudah bikin aku takjub dan bener, jadiin anak kawan serta teruslah belajar (Ibu ataupun Bapak/orangtua) karena membersamai anak itu butuh ilmu mumpuni yang sesuai sama perkembangan zaman.
Aku salut sama ortu yang nggak lelah buat terus belajar, sehingga beneran bisa tumbuh bareng. Mendidik anak dengan maksimal, dan menjadi pribadi lebih baik selaku orangtua dan orang dewasa. Semangat terus membersamai anak tercinta ya mba, alhamdulillah menjadi orangtua itu berkah dan anak tidak selamanya dalam genggaman ortu, nanti ada saatnya mereka terjun ke dunia lebih luas lagi, semoga anak senantiasa dalam lindunganNya, aamin.
Aamiin.. Iya bener len.. Ortu nya harus mau repot sekarang dalam mendidik mendampingi anak2, agar tidak repot di masa depan π Banyak2 sabar dan cerdik melihat keadaan, tiap generasi punya tipe yang berbeda xD
Walaupun saya bukan seorang ibu tapi saya juga memperlakukan anak seperti kawan, kadang kita beli matcha bareng, nonton youtube bareng dll.
Di momen momen tertentu saya selalu berusaha menjadi kawannya terlebih anak saya lebih banyak di rumah daripada bermain di luar
sampe hari ini masih sperti ini anak sudah remaja, tapi masih seru nonton/scrol youtube bareng
hihi, iya mang π berlaku juga tulisan ini untuk ayah ya ^^
masyaAllah Alhamdulillah bisa terus menjaga kelekatan dengan anak.. tidak semua orang bisa mendapatkan itu, apalagi anak yang sudah remaja xD
Setuju mbaa sebagai orang tua kita hanya bisa membekali anak2 kita dengan adab dan ilmu karena kita tidak bisa mensterilkan mereka dengan segala hal yang ada diluar sana..dengan pondasi yang kokoh kita berharap anak bisa membedakan mana jalan yang harus dia tempuh agar bisa membawa kebaikan di kehidupan nantinya…
apalagi di masa seperti sekarang ini adab dan ilmu ini harus benar2 bisa kita tanamkan di hati mereka
iya bener.. anak2 ga selamanya ada dalam pengawasan kita.. mereka harus punya pondasi kuat untuk bisa bertahan dari lingkungan yang belum tentu bersahabat dengan diri mereka..
Yang namanya jadi orangtua yang baik itu emang ga gampang mbak. Karena yang mudah itu jadi orang tua yang abai. Kalo mau jadi ortu yang baik, kita harus jadi teman main anak, tempat ngobrol anak, dan kepingan suri tauladannya anak. Sementara pada saat bersamaan, kita pun hanya manusia biasa dengan segala kekurangannya. Maka wajar si, jika lantas sesekali mungkin ada amarah yang berkobar atau hal-hal lainnya.
Yah, pokoknya terus berbenah diri dan jadi pribadi yang lebih baik demi anak lah pokoknya π
iya mas setuju.. harus semangat terus, inget lagi jika ortu abai, dampak ke anak akan seperti apa ke depannya.. berusaha sebaik2nya, semoga Allah mudahkan dalam mendampingi pertumbuhan anak2.. Aamiin..
Aku bisa merasakan susahnya menjadi ibu, apalagi di masa skrg. Anak gen alpha yang didikannya beda bgt ama zaman kita dulu. Jadi kita dituntut utk belajar lagi cara mendidik anak sesuai zamannya. Meski pakem mendidik anak tuh beda2 di setiap zaman, tapi intinya ya sama, budi pekertilah yang utama didahulukan.
Smg buat para bunda di luar sana, yg mendidik anak dgn luar biasa hebatnya. Smg anak2mu bs mendapatkan pendidikan terbaik dr ortunya, khususnya dr ibu.
aamiin aamiin.. iya lho bener banget, beda ya, aku punya 3 gen alpha ini di rumah xD haha subhanallah.. ceplas ceplosnya, kritisnya, sungguh menantang sekali, wkwk.. memang harus mengenal lebih dalam bagaimana anak2, agar bisa beradaptasi dengan mereka xD
Ibu memang pembelajar sepanjang hayat, apalagi jika sudah memiliki anak rasanya perlu terus mengupgrade diri. Semua itu perlu dilakukan supaya kita bisa mendidik anak dengan baik. Betul sekali dengan kalimat bahwa anak itu harus dijadikan sebagai kawan, bukan jadi beban apalagi dimarahi dan dimusuhi,,aduuh jangan deh. Anak harus banyak diajak ngobrol dan diskusi, buka lebar-lebar pintu komunikasi dengan anak. Naah, untuk bisa melakukan ini semua tentu saja butuh ilmunya. Jadi itulah mengapa ibu itu harus jadi pembelajar setiap saat sepanjang hayat.
Saya setuju anak menjadi guru orang tua. Banyak sekali hal yg dipelajari saat membesarkan anak. Belajar sabr, dan hal lain. Dan tiap anak berbeda pengalamannya, ada samanya tapi pasti ada bedanya. Jadi seiring dengan berjalannya waktu jadi murid kehidupan
Iyaya Kak Fera makin bertambah usia si anak, mereka bakalan tumbuh dan bergaul ke luar. Kayak ponakan daku yang gak nyangka udah makin besar, dan gak bisa pula mengekang dianya di rumah terus, karena mereka perlu bersosialisasi untuk mengoptimalkan tumbuh kembang mereka
Semangat ya menjadi ibu yang membersamai ananda tumbuh dan berkembang semoga anandanya tumbuh sehat dan sehat ceria dan bisa tercapai cita-citanya
Saya pernah baca, Mbak. Anak itu, apalagi kalau pas masa remaja kayak sabun mandi. Dipegang kuat dia lompat, dipegang lemah loncat juga. Jadi memgatasi anak memang sedang-sedang saja. Dan bagusnya memang dijadikan teman. Dengan begitu anak akan bercerita apa yang sedang dialami. Orang tua pun bisa segera mencari solusi mengatasi masalahnya.
Menjadi orang tua memang tidak mudah. Apalagi menjadi sahabat bagi anak. Tapi setidaknya semua ibu harus berusaha. Terkait hasilnya, biarkan Allah yang menentukan. Selain usaha, kita juga perlu banyak berdoa agar anak-anak kita selalu dijaga, agar mereka bisa menjadi terang bagi sekitarnya.
Sejujurnya ini susah buatku. Krn pas nikah dr awal ada perbedaan prinsip antara aku dan suami. Dia pengen punya anak, aku ga samasekali. Putus nyambung, walau akhirnya nyambung lagi dan nikah, tp aku tetep belum setuju waktu itu. Krn sadar aku ga suka anak2, dan ga pengen hanya sekedar punya, tp ga bisa merawat. Utk apa kan … Kasian anaknya.
Pada akhirnya kami kompromi. Aku mau punya anak, asal, pak suami hrs jadi support system utama, dan harus ada babysitter dari awal. Krn aku ga bakal mau berhenti kerja. Akhirnya memang pas anak2 bayi, sampe SD itu mereka full dirawat babysitters. Untungnya aku dikasih pengasuh anak yg memang bener2 penyayang anak mba. Jadi 2 anakku tumbuh jadi anak yg baik, sopan, itu berkat babysitters nya.
Skr mereka udah gede, udah ga pake pengasuh, dan baru 2 tahun ini aku Deket dengan anak2 jadinya. Mungkin Krn udah bisa dijadiin temen yaa. Jadi ngobrol dan jalan bareng udah enak, ga perlu diasuh lagi … Bersyukur juga sih, setidaknya hubungan kami membaik, walaupun ga mirip ibu anak π π . Lebih ke temen memang
Gak bisa ngebayangin Cici melotot, Ci..
Biasanya suka lepas kontrol itu karena kita merasa “memiliki” yaa..
Aku ngerasa banget Ci.. pas momong anaknya mas, sama inget-inget jaman anak-anak kicik.. rasanya kok aku bisa sabar sama anaknya orang yaah??
Selain ga merasa memiliki, aku juga ngerasa nanti kalo yang “punya” marah, gimana?
Kudunya pas momong anak sendiri juga bisa “lembut” gini yaa, Ci..
Karena anak-anak juga bukan milik kita, tapi milik Allah yang nanti akan dipertanggungjawabkan di akhirat mengenai pendidikan dan segalanya..
Allahul musta’an.
Semoga para Ibu dimana pun berada senantiasa diberikan kemudahan ilmu dan mengamalkannya dalam pengasuhan.
Nuhun Cii.. remindernya.
ahaha, langsung kebayang.. iya len, kok sama anak orang bisa lebih lembut ya haha XD
terimakasih kembali lendy remindernya <3
Thanks mbak udah diingatkan. Kadang kalau lagi syebuk gitu pas anak manggil yaa gimana akhirnya yawdlah nanggung, tapi ternyata itu mempengaruhi sikap anak juga yaa noted.
Soal ngomel2 juga aku masih sering, apalagi kalau kudu ngulang2 ngomong ke anaknya.
Sampai anakku nanya kenapa bunda suka ngomel. Aku jawab semua ortu ngomelan wkwk π
Trus anakku nanya, pas kecil bunda juga pernah diomelin mbah nggak? wkwk
Begitulah, jadi ibu emang nggak mudah, karena ternyata perilakunya dicontek plek sama anak2.
Semoga kita bisa menjadi ibu terbaik dan teladan buat anak2 kita. Aamiin.
hahaha, iya kadang aku mikir, ini tuh yang suka ngomel apa aku doang ya wkwk
semoga kita bisa lebih baik lagi dalam menghadapi anak2 ya.. semangat para ibu!
Aku ngerasa setiap tahap perkembangan anak, aku yang justru lebih banyak belajar dari anak. Ada aja hal-hal baru yang bikin aku sadar kalau jadi orang tua itu “sekolah” seumur hidup, ya… π
Sama juga Mba Ci, kadang aku juga masih suka lepas emosi. Duh, setelah itu nyesel. Padahal mestinya kan bisa nggak gitu, ya. Bisa lebh kontrol emosi. Itu cuma satu pelajaran aja. Masih ada banyak lagi pelajaran apalagi pas anak menjelang usia remaja kayak anakku sekarang. Wah rasanya nano-nano ngadepinnya… π
iya aku pun ngerasanya begitu mba.. anak kita sepertinya sebaya mba, gen alpha yang masuk pre teen. kebayang rasanya haha xD semoga kita dimudahkan ya mba dalam mendampingi tumbuh kemban anak dan menjadi contoh yang baik, aamiin..
Saya sepakat dengan Mbak, kita memang harus menjadi kawan terdekat anak. jadi bisa memfilter hal-hal negatif, apalgi kalau mereka beranjak remaja dan dunianya menjadi lebih berwarna, banyak sekali kejutan yang tidak terduga. Dengan memosisikan diri sebagai kawan mereka akan lebih denagn dengan ibunya, jadi tidak lari mencari tempat currhat lain saat ada masalah.
iya mba bener.. harus jeli memposisikan diri agar anak2 nyaman tapi tetap respek ke orang tuanya.. kadang kita perlu tarik ulur juga ya xD
Ya emang harusnya sebagai orang tua itu ngagk hanya ibu, tetapi ayah juga selalu belajar
Karena parenting itu proses pembelajaran sepanjang hayat
Jadi ortu memang tidak mudah.
banyak tantangannya.
semoga kita makin bijak dan tulus mengarungi kehidupan. bs jadi ortu yg makin berkualitas
Aku setuju dengan merawat anak atau buah hati menjadi kawan. Namun satu hal yang makin memudar aku lihat ketika orang tua perlu diarahkan ke anak-anak bahwa orang tua adalah sosok yang diberi tanggungjawab oleh hidup untuk menjadi teladan, tidak hanya soal senang tapi juga kedisplinan yang cenderung terlihat ga nyaman karena tegas dan keras. Di sinilah butuh anak melihat dan belajar untuk hormat dan manut.
Karena bagaimanapun kelak seperti dirimu tulis, semuanya akan pergi dan menghadapi hidup masing-masing. Ini menurut aku ya he he he.
nah iya mba nik, aku kok ngerasa anak2 ku lebih ga respek ya daripada aku ke ortu ku dulu.. mungkin memang beda banget sikap gen alpha dan milenial xD mungkin aku yang masih kurang belajar bersikap dan masih perlu banyak belajar terus untuk menjadi contoh yang lebih baik..