Sebenarnya saya tergolong wanita yang suka bergaya casual. Celana jeans, kaos/ t-shirt dan sepatu wedges sudah cukup untuk saya pakai bepergian sehari-hari. Yang penting nyaman dipakai dan bukan warna-warna ngejreng yang menyolok mata (ga pede soalnya). Namun semenjak mulai bekerja, saya lebih sering memakai atasan blouse atau kemeja, bawahan celana katun panjang dan flat shoes. Praktis! Pagi hari cukup hectic bagi saya.

Semenjak mulai hijrah dan menikah, saya berupaya memakai baju terusan/ gamis, walaupun tidak setiap hari. Alas kakinya? Kadang sepatu sport casual, flat shoes, sendal selop, sepatu sendal. Semuanya flat alias datar tanpa hak. Saya yang memang belum terbiasa memakai gamis dan tipe orang yang grasak-grusuk, suka ga sengaja menginjak gamis yang saya pakai. Sering keserimpet. Kesandung dan menginjak baju gamis sendiri xD

kangen pakai sepatu wedges

kangen pakai sepatu wedges

Gara-gara nungguin bocah di sekolah, pikiran jadi kemana-mana. Terlintas di pikiran saya, “Hmm, gimana kalau beli sendal atau sepatu wedges lagi aja ya.. Kangen juga pakai wedges. Siapa tau jadi lebih nyaman dan cocok dipakai bersama gamis.” Bisa bikin kita tampak lebih tinggi juga kan… Sebenernya kalau mau terlihat lebih tinggi/ jenjang, bisa dengan memakai sepatu high heels. Tapi saya kurang nyaman memakai high heels. Saya lebih memilih sepatu wedges karena memakai sepatu wedges tidak bikin pegal kalau dipakai berdiri lama dan enak dipakai untuk jalan jauh.

Iseng browsing sepatu wedges dan menemukan sepatu wedges St Yves Hillary berwarna Gold di MatahariMall 😍 Lalu ngiler, lalu galau, haha.. Beli ga yaa.. Diskon pula!

Size nya ada, modelnya simple. Masuk kriteria! Mesti bujuk suami dulu nih buat bayarin, wkwk..

Oiya, kriteria dan hal-hal yang jadi pertimbangan saya dalam memilih sepatu wedges adalah:

  • Size nya pas! Ukuran kaki kiri biasanya memang sedikit lebih kecil dari kaki kanan, tapi tidak selisih jauh. Jika ingin membeli sepatu wedges online, pastikan dulu ukuran kaki kita saat ini sehingga bisa jadikan acuan untuk membeli sepatu online. Pertimbangkan juga bentuk telapak kaki ya, ada yg melebar gitu jari-jari kakinya atau ada juga yang meruncing ke ujung kaki.
  • Nyaman/ Comfy. Alas telapak kaki empuk. Karet/ Rubber sebagai alas pijakan ke tanah. Material/ bahan sepatu adalah kulit atau kulit sintetis, bukan beludru. Saya ga apik pakai beludru.
  • Design/ model sepatunya simple/ ga ribet. Sederhana aja agar cepat untuk dipakai dan dilepaskan. Mamak anak 2, cari yg praktis-praktis. Saya menghindari model sepatu wedges dengan banyak tali yang membelit mata kaki. Butuh waktu untuk memasang talinya kan.
  • Biasanya ada harga ada kualitas. Tapi kita masih bisa membeli barang berkualitas dengan harga terjangkau kok. Pintar-pintar kita aja melihat peluang atau kesempatan. Misalnya saat ada pesta diskon di moment perayaan hari besar agama (lebaran idul fitri, lebaran haji, imlek, natal, dan lainnya), perayaan hari besar nasional (hari kemerdekaan)/ hari besar internasional.
  • Untuk pemakaian sehari-hari, kita harus punya minimal 2 sepatu. Jangan pakai 1 sepatu terus-menerus ya, kasian.. 😀 Beri jeda beberapa jam agar sirkulasi udara dalam sepatu bisa berganti. Biarkan sepatu kita bernafas.
  • Bersihkan sepatu secara rutin untuk menjaga agar sepatu lebih awet dan kita pun selalu nyaman memakainya.

Comfort shoes comes first.. ‘coz it will take you anywhere and meet some adventure! 😘

^cicifera

Follow, Like, Share :

You might also enjoy:

35 Comments

  1. Aku tuh pake wedges zaman SMP-SMA :”) Setelah itu selalu pakai sneaker soalnya sering jatuh dari motor dan entah kenapa bagian kaki selalu kena. Makanya pakai sneaker buat melindungi hehe. Tapi sekarang udah mulai masa bodoh sih soalnya suka banget pake heels (yang casual ya, tinggi nggak sampai 5cm). Emang enak sih dan produksi dalam negeri.

  2. Aku lebih nyaman pakai wedges kalau meman mau pakai sepatu atau sandal lebih tinggi dibandingkan highheel. Jadi inget masa kerja dulu, sepatu2 kerja udah lama gak dipakai jadi gak punya lagi setelah aku kasih2in ke orang yg mau

  3. huah mba kita senasip dulu waktu masih single koleksi sepatuku kalau ga high heels ya wedges kini semuanya udah kukasihin sejak punya anak apalagi punya anak-anak yang aktif ke sana kemari ra iso lari-lari kencneg kalau pake wedges baca ini aku jadi rindu pengen koleksi lagi semoga bisa lagi kalau anak-anak dan pada gede 😀

  4. Jadi kangen jaman masih kerjaaaaa aku memang lebih memilih pakai sepatu wadges, karena bagi aku lebih nyaman dan bisa membuat lebih percaya diri lhoo karen tubuh terlihat jenjang hehe.. tapi semenjak dirumah aja.. jarang pakai wadges, masih punya 1 dan untuk acara nikahan biasanya.. koleksi wadges di matahari mall dotcom oke oke ugakkkk

  5. ngomongin wedges ya kok sama ya, sejak ga kerja kantoran lagi, udah jaranggg banget pake wedges. Perlu dicoba nih mbak, soalnya udah tiap hari pake gamis sekarang 🙂

    1. Kok sama siiih, aku juga hampir nggak pernah pake wedges. Udalah flatshoes atau paling banter ya sneaker.

      Pas anak udah rada gede dan potensi ngejar mereka lari²an udah berkurang (halah) baru berani beli wedges dan high heels buat sesekali dipake kalau kondangan, hihi.

      1. Saya juga sudah lama nih nggak pake sepatu wedgets, jadi kangen juga ya mbak. Hehe. Apalagi sejak menikah dan punya anak emang saya nggak terlalu mikirin masalah sepatu.

  6. Pas sampai di bagian ini :
    “… saya yang memang belum terbiasa memakai gamis dan tipe orang yang grasak-grusuk, suka ga sengaja menginjak gamis yang saya pakai. Sering keserimpet. Kesandung dan menginjak baju gamis sendiri”
    … aku langsung ngomong dalam hati: gue benget!
    Hahaha…
    Tapi, aku masih semangat mau pakai.
    Habisnya kalau gak sering dipakai malah tambah kagok kan,
    Bak kata pepatah, “Lancar kaji karena diulang”
    Betul…?

  7. Sama nih, aku juga ga nyaman pakai high heels. Sejak melahirkan anak pertama, betisku selalu sakit kalau pake heels, padahal dulu ga pa pa lho. Nah, untuk menyiasati sangat ingin padu padan dengan gamis, pilihnya ya wedges gini, apalagi kalau gamisnya kepanjangan 🙂 Kalau sehari-hari sih tetap pake flip flop yang nyaman banget untuk dipakai seharian.

    1. Baca artikel ini aku juga jadi kangeb oake wedges deh, duluuu banget pas masih kerja tuh lumayan sering aku pake wedges, karena bisa nambah tinggi badan ku yang mungil ini tapi juga lebih nyaman

  8. Mbak aku suka pakai wedges dibandingkan high heels soalnya kalau pake high heels gak bisa leluasa jalannya. oh iya itu beli di matahari mall yah mbak bisa cod gak mbk?

  9. Saya gak nyaman pake wedges, Mba, soalnya betisku tergolong kecil jadi kalo pake sepatu/sandal wedges seperti kudikalahkan sepatu/sandal, hahaha. Makanya kumenghindari banget pake jenis sepatu/sandal ini 😀

  10. Saya lebih suka pake high heels, Mba. Kesannya lebih feminim, tapi karena sekarang lagi hamil, jadi pakenya sepatu ayau sandal yang dasarnya rata aja 🙂

  11. Hihihi iya biar bisa gantian ya mbak, jd minim punya 2 lha.
    Iya kalau wedges tuh sama gamis bikin yang makai jadi anggun gtu yaaa 😀
    Tapi, kalau saya gak terlalu nyaman pakai wedges, lbh suka pakai flat sandal/ shoes 😀 Mungkin krn lbh banyak jalan ketimbang naik kendaraan sih.

  12. Kalo anaknya uda 6 tahun ke atas…bole laa…sesekali balik lagi pake wedges.
    Hehehee…sejujurnya, pake wedges itu nyaman dan nambah tinggi badan.
    Wkwkwk…aku kan minimalis anaknya.

  13. Saya juga sudah lama nih nggak pake sepatu wedgets, jadi kangen juga ya mbak. Hehe. Apalagi sejak menikah dan punya anak emang saya nggak terlalu mikirin masalah sepatu.

  14. Aku pun belakangan lebih suka pake flat shoes atau sneakers daripada sepatu dengan hak tinggi. Maklum gampang pegel, sih. Enakan flat shoes atau sneakers, bisa gerak bebas deh

    1. Iya mbak, aku pun hari-hari lebih sering pake flat shoes, apalagi dipake ngejar2 toddler yang baru bisa jalan, wkwk.. Lagi kangen aja nih pengen pake wedges kya tempo dulu *eh xD Hihi

  15. Kalau orang Jawa bilang ono rego ono rupo. Ada harga ada rupa. Tapiiii, aku kapok pas beli diskonan di mall, Mbak. Soalnya, dapat harga murah, bermerk, eh stok lama. Belum setahun sudah jebol. Padahal kupakai ganti-ganti lho sama sepatu lain

    1. Waduh.. Padahal biasanya barang bermerk itu kualitasnya oke ya, soalnya kan mereka punya QC (quality control) yang perfectionis.. Tapi tetep aja sih ada kemungkinan dapet barang yang kurang sempurna 😀

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Enjoy this blog? Please spread the word :)